• Home /
  • Survei: Askolani - Slamet Berjaya di Banyuasin
Jumat, 22 Juni 2018 – 17:43 WIB

Survei: Askolani - Slamet Berjaya di Banyuasin

Survei: Askolani - Slamet Berjaya di Banyuasin

jpnn.com - IndexPolitica melakukan riset opini publik mengenai persepsi masyarakat Banyuasin terhadap pilkada yang kini tengah berlangsung.

Survei dilakukan terhadap 1000 orang yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk tingkat elektabilitas pasangan nomor urut 5 H Askolani – H Slamet berada diurutan taratas dengan 34.93% di ikuti oleh pasangan no urut 4 H Syaiful Bakhri – H Agus Salam dengan 22.01%, kemudian H Husni Thamrin Madani – H Supartijo dengan 16.39%, selanjutnya Arkoni MD – H Hazwar Hamid dengan 12.08%, dan urutan terakhir adalah H Agus Yudiantoro – H Hazwar Bidui dengan 5.62%.

Sementara 22.37% responden belum menentukan pilihan dan 2.63% memutuskan tidak akan memilih pada Pilbup 27 Juni nanti.

Menurut Deni Lesmana yang merupakan Direktur Riset Lembaga IndexPolitica, pasangan nomor urut 5 H Askolani – H Slamet memiliki trend yang positif sejak setahun terakhir. Dari April tahun lalu sampai dengan sekarang baik H Askolani atau H Slamet selalu berada diatas di setiap survey yang dilakukan oleh beberapa Lembaga survey nasional.

Ini menunjukan bahwa kerja politik yang serius akan memberikan hasil yang baik pula, hal seperti ini adalah edukasi politik yang baik dan patut ditiru oleh politisi politisi muda kita.

Deni melanjutkan bahwa temuan dari penelitian yang dilakukan oleh IndexPolitica di Banyuasin angka swing voter (pemilih mengambang) masih cukup tinggi dan mencapai 22.37% sehingga menjadikan Pilkada Banyuasin semakin menarik sampai ke detik akhir.

Karena arah dukungan swing voter di detik detik terakhir dapat menjadi penentu kemenangan bagi pasangan kandidat pada Pilkada di Kab Banyuasin saat ini.

Satu hal lagi yang menjadi temuan IndexPolitica adalah pengaruh politik uang (money politic) yang masih cukup tinggi di Kab Banyuasin. "Ada 20% responden yang spontan menjawab setuju dengan pemberian uang dalam menentukan pilihan dalam pemilu nanti," jelas Deni Lesmana.

Dan ada 21 % lagi menyatakan kurang setuju artinya potensi pengaruh politik uang bisa mencapai diatas 30% khusus di Kab Banyuasin.

Untuk itu Deni Lesmana menekankan kepada Panwaslu untuk lebih memperketat pengawasan dan mencegah usaha usaha praktek Politik uang di Kabupaten Banyuasin terutama di wilayah perairan. "Politik uang mencederai demokrasi sudah kewajiban bagi kita sebagai warga negara yang baik untuk mencegah terjadinya hal tersebut," ujar Deni. (dil/jpnn)


Rekomendasi untuk Anda

Terpopuler

Logo

PT. JPG Multimedia

Graha Pena Jawa Pos Group Building, 11th floor. Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan 12210

Phone : +62 21 5369 9607
Fax : +62 21 5365 1465