• Home /
  • Istri Rahmat Yasin Pimpin PPP Bogor, Adiknya Didorong Jadi Bupati
Selasa, 08 November 2016 – 10:45 WIB

Istri Rahmat Yasin Pimpin PPP Bogor, Adiknya Didorong Jadi Bupati

Istri Rahmat Yasin Pimpin PPP Bogor, Adiknya Didorong Jadi Bupati

CIBINONG-Status koruptor yang disandang mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin (RY) tak membuatnya kehilangan pengaruh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Buktinya, sejumlah anggota keluarga mantan ketua DPW PPP Jawa Barat itu kini menduduki posisi penting di partai kakbah.

Pertama, istri RY, Elly Halimah Yasin yang tinggal selangkah lagi dari jabatan ketua DPC Kabupaten Bogor. Pasalnya, dia sudah terpilih menjadi ketua formatur DPC PPP dalam Musyawarah Cabang VIII PPP Kabupaten Bogor yang digelar bulan lalu.

"Alhamdulillah setelah rapat Sabtu (29/10) lalu, sudah didapat ketua formatur dan sekretaris formatur. Kebetulan saya yang menjadi sekretaris formatur," ujar Plt Ketua DPC Kabupaten Bogor Muhammad Romli, Senin (6/10).

Dengan terpilihnya Elly menjadi ketua formatur, kata dia, artinya sudah langsung menjadi ketua DPC.

Hanya saja, untuk pengesahannya harus menunggu keluarnya surat keputusan (SK) dari DPP PPP di Jakarta.

“Kita ikuti semuanya dulu, untuk pengukuhan dan pelantikan akan dilakukan setelah dikeluarkannya SK penetapan," ujar dia.

Famili RY kedua yang menduduki posisi penting di PPP adalah Ade Munawaroh Yasin. Adik perempuan RY itu kini menjabat ketua DPW PPP Jawa Barat yang dulunya adalah milik sang kakak.

Dibanding kakak iparnya, Ade lebih dulu terjun ke kancah politik. Dia adalah wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor dan mantan ketua DPC Kabupaten Bogor. 

Sekarang Ade bahkan digadang-gadang untuk maju di Pilkada Kabupaten Bogor 2018 mendatang. 

Dengan sang ipar di kursi ketua DPC, jalan Ade untuk mendapat tiket partai kakbah hampir dipastikan bakal mulus.

"Saya yakin Bu Elly dapat mengantarkan Bu Ade menduduki kursi bupati Bogor 2018 mendatang," ujar politikus PPP Kabupaten Bogor Junaidi Samsudin.

Seperti diketahui, pada 2014 lalu Rahmat Yasin divonis bersalah karena menerima suap sebesar Rp 4,5 miliar dari PT Bukit Jonggol Asri terkait tukar guling lahan hutan seluas 2.754 hektare.

Mantan ketua DPRD Kabupaten Bogor itu dijatuhi hukuman penjara 5 tahun 6 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jawa Barat. (ded/dil/jpnn)


Rekomendasi untuk Anda

Terpopuler

Logo

PT. JPG Multimedia

Graha Pena Jawa Pos Group Building, 11th floor. Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan 12210

Phone : +62 21 5369 9607
Fax : +62 21 5365 1465